adik-adik sekolah minggu

adik-adik sekolah minggu

Sunday, 6 February 2011

Buddha dan Upali

Beranjali __/|\__ Nammo Budhaya.

Minggu lalu kita belajar tentang kisah Buddha. Kak Lani menceritakan ketika Pangeran Sidhatta lahir, remaja, dewasa dan menjadi Buddha serta ketika Buddha mencapai parinirvana. Mengingat kembali masa-masa ketika Buddha belum menjadi Buddha.

Nah, untuk minggu ini kita kegiatannya adalah menonton bareng film kartun siswa Buddha yang bernama Upali. Yang bertekad untuk menjadi murid Buddha, mengenal ajaran Buddha. 

Setelah selesai menonton kami membahas film tersebut dan menceritakan kembali kisah Upali.

Kesimpulannya adalah untuk menjadi murid Buddha kita harus menghilangkan keangkuhan dan kesombongan. Ajaran Buddha yaitu Dhamma adalah untuk kita semua jadi adik-adik harus semangat terus belajar Dhamma seperti Upali.

salam Metta ^_^

beranjali __/|\__ Nammo Budhaya.

Sunday, 23 January 2011

Belajar Diskusi

Beranjali __/|\__  Nammo Budhaya ^_^

Minggu pagi yang cerah ini kita akan belajar diskusi. Atau bahasa yang mudah untuk adik-adik mengingatnya adalah belajar mengeluarkan pendapat, masukan, dan ekspresi. Sebelumnya kami melakukan puja bhakti dan meditasi lalu kak Lani menjelaskan apa saja yang akan kita lakukan pada pagi ini. Tas sekolah minggu dibagi atas nama masing-masing kemudian semuanya mengeluarkan pensil atau ballpoint dari dalam tas, hanya itu saja yang dilakukan.

Eits, tunggu dulu! Kak Lani membagikan kertas lipat warna-warni yang dibagikan satu per satu kepada adik-adik. Instruksi selanjutnya adalah adik-adik untuk bersedia menuliskan hal apa sajakah yang membuat mereka senang dan sedih. Minimal mereka harus menuliskan tiga pernyataan. Adik-adik pun bersiap diri, ada yang sudah memulai menulis, ada juga yang masih berfikir dan berdiskusi.







Nah, setelah adik-adik selesai menuliskan semua kak Lani meminta untuk dikumpulkan lalu kak Lani memanggil atas nama masing-masing kemudian kak Lani membacakannya. Hmm, kak Lani ketawa sendiri xixixixi... ada yang menulis saat sedihnya waktu sakit gigi, waktu naik kereta, waktu tidak punya teman dan saat senangnya waktu sekolah minggu. Wow, ini jawaban yang kak Lani seneng dan memang seharusnya harus senang kalau sekolah minggu hehehe... ;p

Lalu kak Lani menjelaskan mengapa harus menuliskan hal yang mungkin kurang dianggap penting ini. Sebab dari hal-hal kecil inilah kadang kita melupakan hal-hal besar, misalnya kelak kita besar ingin menjadi seorang boss atau pemimpin tetapi dari kecil untuk memimpin kebaktian saja masih malu, berbicara malu-malu dan sebagainya. Mengeluarkan pendapat dan menyebutkan apa kesenangan dan kesedihan saja masih bingung.

Dari hal kecil ini kita belajar, mempersiapkan diri untuk menjadi orang yang bernilai di masa depan bukan hanya pandai bicara saja tetapi tidak mau mengerti orang lain dan menghargai pendapat orang lain serta hak-hak orang lain.

Setelah diskusi berakhir, seperti biasanya kami bernyanyi "Meditasi" dan dilanjutkan dana paramita lalu ditutup dengan namakara gatha. Dan yang ditunggu-tunggu adalah makan snack bersama yang tak lupa diawali dengan doa
TERPUJILAH BUDDHA, DHAMMA, DAN SANGHA. TERIMA KASIH YANG SUDAH MENYIAPKAN MAKANAN INI, KAMI BERSYUKUR UNTUK HARI INI. SEMOGA SEMUA MAKHLUK HIDUP BERBAHAGIA. SADHU-SADHU-SADHU.

beranjali __/|\__ Nammo Budhaya ^_^

Gan En.

Sunday, 16 January 2011

Meditasi

Salam dari kami beranjalai Nammo Budhaya ^^

Minggu lalu Kesa ulang tahun, kakak ucapkan selamat ulang tahun ya Kesa. Maaf karena kakak kemarin absen tidak menemani adik-adik sekolah minggu, peace ^_^

Hmm, adik-adik yang punya senyum cerah ini memang menggemaskan apalagi kakak yang sudah gemas sekali untuk memberitahukan kalau kali ini kita akan belajar tentang meditasi. Kakak memberi pertanyaan siapa yang pernah terantuk/kesandung? adik-adik menjawab pernah sambil mengacungkan telunjuk. lalu kakak tanya siapa yang salah? Ada yang menjawab batunya nakal, kita yang tidak hati-hati. Kakak menjelaskan bahwa disini tidak ada yang salah namun karena kurangnya fokus atau konsentrasi dari kita. 

Dalam agama Buddha, latihan konsentrasi itu dinamakan meditasi atau melatih pikiran untuk fokus. Meditasi sendiri ada dua macam yaitu Samatha Bhavana = ketenangan batin dan Vipasana Bhavana = pandangan cerah/terang. Adik-adik mengangguk sesekali ditanya ada yang tahu tapi lupa. 

Selanjutnya kakak mengenalkan sikap-sikap dalam meditasi. Ada beberapa sikap yang kita kenal dalam meditasi yaitu meditasi jalan, duduk, tidur, dan sebenarnya kegiatan kita sehari-hari seperti belajar, makan, minum, mandi itupun termasuk meditasi. Adik-adik ada yang bingung lol ^8*

Supaya lebih jelas, kakak mempraktekkan meditasi jalan. Yaitu sikap tubuh yang tegap dengan tangan memangku didepan perut, mata yang setengah tertutup atau pandangan tidak boleh melotot, tepatnya biasa-biasa saja. Kaki kanan diangkat sambil dalam hati berkata kanan, begitu juga ketika giliran kaki kiri yang terangkat. Semua mempraktekkan.

Sulit gak? Adik-adik ada yang menjawab pikirannya kacau, semua muncul. Ada kak Lani xixixixi... ada teman-teman, ada Ibu, Ayah, wah rame jadinya. Kakak menarik nafas panjaaaaaaang. Ya begitulah, ketika kita mulai untuk fokus banyak hal yang bisa membuyarkan tujuan kita.

Setelah itu belajar dengan sikap duduk yaitu meditasi metta bhavana atau meditasi pengembangan cinta kasih kepada semua makhluk dengan mengucapkan semoga semua makluk hidup berbahagia dalam hati secara berulang-ulang. Berikut photo adik-adik






Ternyata adik-adik lebih rileks meditasi dengan sikap duduk katanya hati jadi senang.

Nah, kakak memberikan tantangan nih... selama satu minggu ke depan, adik-adik mencoba untuk mempraktekkan meditasi minimal sekali dalam sehari, waktunya bebas asal tidak mengganggu kegiatan belajar. Tantangan ini disambut baik oleh adik-adik. Sehabis belajar meditasi , perut adik-adik keroncongan dan akhirnya kami menutup dengan lagu meditasi dilanjutkan Dana Paramita dan namakara gatha.

Beranjali 
Nammo Buddhaya
^_^ Be smille

Sunday, 26 December 2010

Ultah Dhika

Namo Budhaya :)

Sekolah minggu kali ini agak berbeda soalnya ada yang ulang tahun, Dhika. Sealamat ulang tahun ya Dhika semoga yang dicita-citakan segera terwujud dan makin sayang sama adik dan mama, papa.
Berikut photo-photonya.
Menyanyikan selamat ulang tahun
Tiup lilin
Potong kue
Bagi kue
Permainan Sulap dari Papa Dhika
Semoga Dhika senang dengan acara yang sederhana ini di Wihara yah :)
Sekali lagi selamat ultah yang ke Tujuh BUDDHA BLESS YOU Dhika, Love you ^__^

Sutra Bhakti Seorang Anak

Minggu 19 Desember 2010

Kita nonton Drama musikal Sutra Bakti Seorang Anak yang dimainkan oleh kakak-kakak dari Tzuching. Sebelumnya kami di wihara latihan gerak Karaniya Mettasutta :)

Photo-photo masih belum di upload, tunggu yah ^__^

Sunday, 12 December 2010

Aku Sayang Mama

Namo budhaya :)
Berhubung sebentar lagi kita akan merayakan hari Ibu yaitu jatuh pada tanggal 22 Desember, sharing kita kali ini adalah bagaimana mengungkapkan rasa sayang adik-adik kepada Mama. Pemimpin puja kali ini adalah Jiva yang sudah mulai pintar dan berani membaca tipitaka sendiri. 

Hmm, kakak jelaskan sedikit yah. Sebelumnya kakak menceritakan kisah kak Patricia yang tidak mempunyai tangan namun bisa berkarya dengan sangat luar biasa yaitu melukis. Kak Patricia menggunakan kakinya untuk melukis dan melakukan segala kegiatannya. Nah, hasil lukisan kak Patricia inilah yang kakak bagikan melalui amplop dan kakak sebut sebagai amplop ajaib. 

Kali ini kita akan menggambar dengan mengambil tema "Aku sayang Mama". Adik-adik boleh berimajinasi apa saja gambar yang ingin mereka berikan kepada Mama. Hasilnya akan dimasukan kedalam amplop ajaib dan diberikan kepada Mama masing-masing, namun sebelumnya adik-adik harus menceritakan mengapa memilih gambar tersebut untuk Mama-nya. Lalu ada seorang adik yang bertanya, "Kakak udah bikin apa untuk mamanya?" Hmm, agak bingung juga ngejawabnya dan kakak menjawab kalau kakak sudah bikin sebuah cerpen untuk Mama yang dimuat dimajalah mangala. Untuk memberikan apapun kepada Mama yang penting adalah ketulusan. Adik-adik ada yang mengeluhkan kalau gambarnya nanti akan jelek namun kakak tetap memberi semangat untuk menyelesaikan gambarnya dan hasilnya bukan bagusnya tetapi usahanya, semangat ya adik-adik ^__^

Menceritakan kembali gambarnya
Aku Sayang Mama

Gak kerasa waktu cepat sekali berlalu, jarum pendek sudah menunjuk diangka setengah duabelas. Kami akhiri dengan dana paramita dan namakara gatha. Seperti biasanya setelah pembagian snack Dhika memimpin doa. Sampai di sini sharing dari kami, semoga bermanfaat dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Sabbe satta bhavantu sukhitata, semoga semua makhluk hidup berbahagia :)

Tuesday, 7 December 2010

Mengenal Nama-nama Burung

Namo Budhaya :)

Pemimpin puja kali ini dipimpin oleh Vania. Dan sharing kali ini adalah mengenal nama-nama burung yang ada di indonesia. Ada burung hantu, pinguin, merpati, dara, kaka tua, pelikan, bangau, pemburu ikan, rajawali, elang dan lain sebagainya.
Vern dan Jiva bertanya dan menjawab
Caranya adalah adik-adik diberi gambar dan menghafal lalu diberikan pertanyaan sesuai gambar dan menebaknya secara bergantian. Tujuannya supaya adik-adik mampu mengenal jenis-jenis fauna/burung dan makin mencintai kekayaan alam dan lingkungnnya.

Ada pengumuman penting nih, karena adik-adik mengeluhkan poin yang sering tertukar dan hilang maka kakak menggantikannya dengan kartu yang bergambar Doraemon, kartu yang akan ditukar hadiah harus ada cap/stempel sekolah minggu, jika tidak maka dianggap tidak sah atau tidak berlaku. 

Demikian sharingnya, terima kasih kepada sermua pihak yang sudah membantu dan sabbe satta bhavantu sukhitata, semoga semua makhluk hidup berbahagia :)